Menu

Mode Gelap
Kasus ‘Lingkaran Setan’ di SMAN 1 Ciamis Mengakibatkan 18 Korban, Begini Kata Kadisdik Jabar Sebanyak 18 Siswa Menjadi Korban ‘Lingkaran Setan’ di SMAN 1 Ciamis Cek Selengkapnya Ramalan Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Sabtu 15 Januari 2022 How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It

Advertorial · 28 Apr 2020 17:27 WIB

Sebaran Covid-19 Di Kota Bandung Sudah Terjadi Diluar Klaster


 Sebaran Covid-19 Di Kota Bandung Sudah Terjadi Diluar Klaster Perbesar

Sebaran Covid-19 Di Kota Bandung Sudah Terjadi Diluar Klaster

Bandung, bewarajabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengimbau masyarakat agar terus menjaga kewaspadaan terhadap wabah Covid-19. Pasalnya, meski jumlahnya tidak terlalu signifikan, telah ada penularan di luar klaster.

“Masih banyak seputar klaster, sampai saat ini penambahan di luar klaster memang tidak terlalu banyak,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita di Hotel Gino Feruci, Senin (27/4/2020).

Kendati jumlahnya tak banyak, namun Rita meminta agar masyarakat terus menjaga diri dan keluarga dari paparan virus jenis SARS Cov-2 itu. Penyebaran virus yang cepat membuat kewaspadaan harus tetap ditingkatkan.

“Tidak ada penularan di luar klaster saja harus sudah waspada banget, disiplin, ikut anjuran pemerintah,” tegasnya.

Penyebab utama dari masih terjadinya penularan di Kota Bandung karena aktivitas warga di luar rumah juga masih tinggi. Menurut Rita, hal itu cukup membuka risiko yang besar untuk menularkan virus.

“Interaksi masyarakat masih sangat aktif. Sekarang masih banyak masyarakat yang memang keluar rumah dan tidak mengindahkan aturan pemerintah. Kalau masyarakat bisa disiplin melakukan anjuran-anjuran pemerintah itu akan sangat membantu untuk memotong mata rantai penularan,” katanya.

Saat ini, pihaknya juga terus memetakan sebaran virus melalui pengetesan terhadap sejumlah warga. Pengetesan dilakukan oleh Labkesda Provinsi Jawa Barat yang memiliki kewenangan langsung dari pemerintah pusat.

Namun, ia mengaku harus sering memberi pengertian kepada warga bahwa hasil tes tidak bisa keluar dengan cepat.

“Tentunya kita harus maklum, Labkesda ini menampung dari 27 kabupaten kota se-Jawa Barat, kabupaten kota jadi pasti ngantri,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Banjir Penghargaan ! Kali ini Kota Bandung Gandeng 2 Penghargaan Lagi

1 Agustus 2021 - 20:13 WIB

Yana: Tenangkan Jiwa Saat Pandemi Dengan Membaca Alquran

23 Juli 2021 - 21:20 WIB

Mahasiswa UPI Ngabakti di Lembur Sorangan

17 Juli 2021 - 14:45 WIB

Mahasiswa UPI Ngabakti di Lembur Sorangan

MUI: Rayakan Iduladha Di Rumah Tetap Afdal

16 Juli 2021 - 01:02 WIB

Ini Pedoman Pelaksanaan Iduladha 1442 Hijriah

16 Juli 2021 - 00:55 WIB

Ketua DPRD Usul Stilasi BLA Jadi Wisata Edukasi

25 Maret 2021 - 10:33 WIB

Trending di Advertorial