Tingkatkan Kompetensi dan Kapabilitas Karyawan, Jakarta Experience Board Laksanakan Asesmen Lanjutan

0

Jakarta, Bewarajabar.com — Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board) melaksanakan kegiatan asesmen bagi karyawan pada 12-13 Januari di Ruang Gambir dan Ruang Cempaka, Grand Cempaka Business Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pelaksanaan asesmen ini menggunakan metode assessment centre untuk level Executive Assistant Manager, Senior Manager/General Manager dan proses asesmen lanjutan dari asesmen yang sebelumnya telah dilaksanakan pada (27/11) untuk level supervisor.

Sebanyak 30 karyawan akan mengikuti proses asesmen yang akan diselenggarakan dengan menggandeng PT. Pengembangan Sumberdaya Indonesia (PT PSI) sebagai konsultan SDM untuk memastikan objektivitas penilaian.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Ajak Bobotoh Lawan COVID-19 dengan Taat Aturan

Asesmen menjadi bagian dari upaya transformasi perusahaan yang saat ini sedang dijalankan Jakarta Experience Board. Kegiatan asesmen dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan diantaranya menyediakan hand sanitizer, memeriksa suhu tubuh sebelum memasuki ruangan dan wajib menggunakan masker dan face shield baik peserta maupun panitia asesmen.

Direktur Keuangan dan Administrasi Jakarta Experience Board, Zulfarshah mengatakan bahwa asesmen merupakan bagian penting dari proses transformasi perusahaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Asesmen ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kapabilitas kita dalam mengelola suatu unit sehingga kita bisa mengukur kemampuan kita dalam mengelola perusahaan. Diharapkan perusahaan dapat mengembangkan SDMnya yang capable sehingga mampu mengantarkan Jakarta Experience Board menjadi perusahaan terbaik di bidang bisnisnya,” jelas Zulfarshah pasa sambutan pembukaan kegiatan asesmen pagi tadi.

Selain menjadi program asesmen bagi level Senior Manager/General Manager, pelaksanaan asesmen hari ini juga dilaksanakan sebagai asesmen lanjutan bagi para karyawan level supervisor.

“Kami juga mengundang rekan-rekan yang mengikuti proses asesmen lanjutan pada November lalu. Asesmen ditujukan selain untuk melihat kemampuan dan potensi, juga akan melihat minat dan bakat yang dimiliki karyawan dengan pekerjaan yang ia geluti” tambah Zulfarshah.

Baca Juga :  Satu Langkah Wujudkan Smart City via SP2D Online

Walau di tengah situasi pandemi, Jakarta Experience Board menjadi perusahaan yang tidak melakukan kebijakan pengurangan karyawan seperti yang terjadi di perusahaan lainnya terutama di bidang perhotelan. Jakarta Experience Board juga memastikan telah membayar seluruh hutang gaji dan pensiun karyawan yang sempat tertunda akibat kerugian yang dialami perusahaan hingga empat tahun berturut-turut.

Kemampuan perusahaan meraih prestasi di tengah pandemi tidak lepas dari upaya transformasi yang saat ini dijalankan, terutama pembenahan di bidang sumber daya manusia.

Pembenahan sumber daya manusia yang dilakukan Jakarta Experience Board adalah dengan menggabungkan berbagai program untuk menciptakan organisasi dengan karyawan yang siap untuk bekerja cepat dan tepat. Adapun beberapa program terkait pembenahan organisasi diantaranya program pensiun dini, rekrutmen tenaga kerja baru dan program asesmen.

Baca Juga :  PMI Akan Beroperasi Dengan Cara "Menunggu Bola"

Perusahaan telah mengadakan tiga kali program pensiun dini dengan total 118 karyawan dan melakukan rekrutmen kepada para tenaga kerja muda yang lebih adaptif dengan teknologi dan modernisasi. Terakhir adalah program asesmen yang saat ini dilakukan untuk memastikan kemampuan karyawan kompatibel dengan posisi yang ditempati. Program asesmen diikuti oleh seluruh karyawan sebanyak 400 orang yang dilakukan secara bertahap.

Karyawan merupakan aset berharga perusahaan yang perlu terus dijaga, dimotivasi, ditingkatkan kemampuannya karena karyawan adalah roda penggerak perusahaan. Diharapkan asesmen ini dapat menjadi sarana untuk mencocokan kapasitas karyawan dan ekspektasi dari posisi yang ia tempati. Sehingga,  perusahaan akan semakin lincah untuk terus mengukir prestasi dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan